Komponen Komputer
1.1 Komponen Komputer Dalam Casing
Casing berisi perangkat elektronik komputer atau perangkat seluler dan melindungi dari kerusakan seluler.
Di dalam casing terdapat beberapa komponen komputer antara lain :
- Motherboard Motherboard merupakan papan sirkuit utama computer, yaitu tempat terintegrasinya komponen computer yang lain seperti Ram, Processor dan lain lain.
- Processor Processor, disebut juga central processing unit (CPU), menafsirkan dan melaksanakan instruksi dasar yang mengoperasikan komputer, processor berisi unit kontrol dan unit logika aritmatika (ALU).
The control unit/Unit kontrol adalah komponen prosesor yang mengarahkan dan mengkoordinasikan sebagian besar operasi di komputer The arithmetic logic unit (ALU) /Unit logika aritmatika (ALU) melakukan aritmatika, perbandingan, dan operasi lainnya. Untuk setiap instruksi, processor mengulangi seperangkat empat operasi dasar, yang terdiri dari siklus mesin.
- Memory Memori terdiri dari komponen elektronik yang menyimpan instruksi yang menunggu untuk dieksekusi oleh prosesor, data yang dibutuhkan oleh instruksi tersebut, dan hasil pemrosesan data. Menyimpan tiga(3) kategori item dasar: Sistem operasi dan program lainnya Aplikasi Data sedang diproses dan informasi yang dihasilkan
Komputer dan perangkat mobile terdiri dari 2 tipe memory, yaitu : volatile dan non volatile.
- Volatile : memory yang isinya mudah berubah, data yang tersimpan akan hilang bila tidak dialiri listrik contoh : RAM
- Non volatile : memory yang isinya tetap, data yang tersimpan tidak akan hilang walaupun tidak dialiri listrik/kehilangan daya, contoh : ROM, Flash Memory, CMOS.
RAM umumnya terdiri dari 2 komponen yaitu : - Static RAM (SRAM) - Dynamic RAM (DRAM)
- Adapter Adapter merupakan komponen yang terdapat di dalam sistem unit desktop komputer atau komputer server yang memiliki fungsi dan/atau menyediakan koneksi ke perangkat lain, contoh : sound card dan video card.
- Baterai dan Power Supply Power supply dan adapter charger notebook memiliki fungsi untuk mengubah arus AC menjadi arus DC.
- DECimal : basis bilangan ini terdiri dari rentang angka 0 s.d 9, selengkapnya 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9. Dengan demikian dapat disimpulkan setelah angka 9 adalah gabungan dari reset angka 1 dengan rentang 0 s.d 9 dan seterusnya.Contoh:(23)10= 2310= DEC23(907)10 = 90710= DEC907
- BINary digit / BIT (disebut juga Bilangan Biner) : basis bilangan ini hanya terdiri dua bilangan yaitu 0, 1.Contoh:(101)2= 1012panjang data = 3 bit(0010)2= 00102panjang data = 4 bit
- OCTadecimal : basis bilangan ini terdiri dari rentang: 0 s.d 7, selengkapnya: 0,1,2,3,4,5,6,7. Contoh: (23)8= 238= 023
- HEXadecimal : basis bilangan ini terdiri dari 15 deret yang terbagi dua, yakni 10 deret alphanumerik: 0 s.d 9 dan 5 deret alphabetikal: a s.d f. Mengapa deret alphabetikal disertakan, disebabkan secara teori matematika jam-jaman, sistem basis bilangan 16 tak lain adalah sistem jam-16, maka terdiri dari numerik: 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,10,11,12,13,14,15. Dengan alasan mulai numerik 10 s.d 15 melebihi dua digit, maka digunakan deret alphabetikal untuk menggantikan kelima numerik ini.Contoh: (a2)16= A216= 0xA2 = 0xa2
Soal:
45(10) = ……
(2) 45:2 = 22 sisa 1
22:2= 11 sisa 0
11:2= 5 sisa 1 Hasilnya: 101101
5:2= 2 sisa 1
2:2=1 sisa 0
1:2= 0 sisa 1
95(10) = …… (2)
95:2= 47 sisa 1
47:2=23 sisa 1
23:2= 11 sisa 1
11:2= 5 sisa 1 Hasilnya: 1011111
5:2= 2 sisa 1
2:2=1 sisa 0
1:2= 0 sisa 1
101101(2) = …… (10)
(101101)2 = (1*2⁵) + (0*2⁴) + (1*2³) + (1*2²) + (0*2¹) + (1*2⁰)
= 32 + 0 + 8 + 4 + 0 + 0
Hasilnya = ⁴⁴10 / DEC44
10011(2) =…. (10)
(10011)2 = ( 1*2⁴) + (0*2³) + (0*2²) + (1*2¹) + (1*2⁰)
= 0 + 8 + 4 + 0 + 0
Hasilnya = ¹²10 / DEC12

Komentar
Posting Komentar